Akhirnya Liverpool Sukses Gandeng Apparel Termahal Melebihi MU, Ini Buktinya!

Sampai sejauh ini, Liverpool selalu bisa menjadi salah satu tim yang berhasil tampil secara konsisten dari musim 2018 hingga 2019. Hal ini dibuktikannya dalam ajang kompetisi Premier League. Mereka berhasil menduduki peringkat teratas dengan jumlah poin sebanyak 82 poin. Sedangkan dalam Champions League, mereka berhasil menginjakkan kakinya dalam babak semifinal setelah mengalahkan FC Porto.

Karena kehandalannya itulah membuatnya berhasil menarik perhatian sejumlah apparel besar agar menjadi sponsor utamanya mereka. Apalagi kontrak the Reds bersama sponsornya kali ini mendapatkan suntikan dana dari New Balance sebesar 45 Juta Poundsterling setiap tahun. Ini adalah nominal yang sangat besar di akhir musim 2019/ 2020.

Berdasarkan laporan dari Liverpool Echo mengatakan bahwa pihak klub mulai melakukan negosiasi secara intensif dengan perusahaan apparel olahraga yang berasal dari AS. Mereka adalah Nike. Nilai kontrak kerja sama di antara keduanya sangat besar. Yaitu, mencapai 750 juta poundsterling. Bahkan, tak hanya Nike saja yang ingin menjadi sponsornya.

Perusahaan besar, seperti Puma dan Adidas juga kabarnya turut berminat untuk menjadi sponsornya. Hanya saja, Nike berhasil menjadi yang terdepan karena mereka berani memberikan nilai kerja sama yang paling tinggi. Bila klub ini dilatih oleh Jurgen Klopp dan resmi bekerja sama dengan Nike, artinya Liverpool bakal menjadi klub dengan pendapatan paling tinggi jika dilihat sponsornya.

Bukti Liverpool Mampu Gaet Sponsor Termahal dalam Liga Inggris

Liverpool berhasil mendapatkan kostum tanding yang nilai kerja samanya paling mahal dalam Liga Inggris. Mereka berhasil mengalahkan rekor Mancester United yang lebih dulu mendapatkan sponsor tertinggi dalam Liga Inggris. Bahkan, baru-baru ini kabarnya Liverpool telah melakukan negosiasi dengan produsen apparel untuk membuat kerja sama baru.

Pasalnya, kerja sama antara Liverpool bersama New Balance menjadi penyedia jersey dan pakaian akan segera habis di akhir musim 2019/ 2020. Adidas, Nike, dan Puma kini menjadi sponsor yang sedang bernegosiasi dengan Liverpool. Di antara ketiganya, Nike adalah kandidat paling depan yang kemungkinan besar memiliki rekor nilai kontrak yang menakjubkan dengan Liverpool.

Nike sangat berpeluang besar menjadi sponsor utamanya, karena nilai yang ditawarkan seperti nilai yang diberikan Adidas untuk Manchester United. Manchester United mendapatkan sponsor dari perusahaan olahraga dari Jermain sebesar 75 juta poundsterling setiap tahun selama 10 tahun. Sedangkan Liverpool mendapatkan suntikan dana dari New Balance sebesar 45 juta Euro.

Billy Hogan, selaku Managing Director Liverpool pernah mengatakan bila the Reds bisa meminta angka yang sama, bahkan jauh lebih tinggi dari apa yang didapatkan oleh Manchester United. Namun, ada 1 masalah yang membuat Liverpool tidak akan mendapat angka kerja sama yang cukup besar dari Nike.

Masalahnya adalah Nike ternyata sudah mendapat beban keuangan yang cukup besar dari kontrak yang dilakukan sebelumnya. Karena mereka masih terikat kontrak dengan klub sepak bola yang lainnya, seperti Paris Saint Germain, Barcelona dan Chelsea. Bahkan, ditahun lalu, Barcelona mendapatkan kontrak sebesar 100 juta Pounsterlin setiap tahun dari Nike hingga 1 dekade.

Alasan Liverpool Banjir Sponsor

Liverpool berhasil mendapatkan penawaran yang sangat tinggi ini tentu saja tidak terjadi begitu saja. Salah satu alasannya adalah, karena popularitas dan reputasi yang dimilikinya. Sehingga, hal ini membuat beberapa perusahaan berusaha untuk meliriknya supaya bisa menjadi sponsor utamanya.  Disamping itu, NB sendiri memiliki klausul pada kontraknya kali ini.

Dimana mereka ingin memperpanjang kontraknya dengan Liverpool.  Dalam hasil pertandingan Liga Inggris menjadikan Liverpool berhasil menuju puncak. Bahkan, Arsenal dan Manchester United masih jauh darinya. Dalam pekan 33, Liverpool berhasil perebut posisi puncak, sementara MU dan Arsenal harus menelan kekalahan. Peningkatan performanya selama beberapa musim ini membawa berkah cukup besar.

Karena kesuksesannya di lapangan itulah membuatnya mendapatkan sponsor banyak dari sejumlah apparel top. Dimana jumlah nilai sponsornya sangat besar. Bahkan, kini kerja sama Liverpool dengan New Balance ternyata sudah berlaku dari musim 2015 yang lalu. Karena kehandalan Liverpool itulah kemudian kerja sama keduanya diperpanjang kembali.

Meskipun sebenarnya, mereka sudah pernah bekerja sama di musim pertandingan 2012-2013. Hanya saja saat itu yang menangani apparel the Reds adalah anak perusahaan mereka. Yaitu Warrior. Kontrak antara New Balance dan Liverpool kabarnya akan berakhir di musim 2019 hingga 2020. Kondisi ini tentu saja dimanfaatka oleh beberapa apparel top agar dapat menggaetnya.

Tentu saja meskipun kontraknya hampir habis, New Balace tidak mau menyerah begitu saja. Mereka masih ingin memperpanjang kontraknya. Mengingat Liverpool saat ini performanya sedang meningkat. Sehingga, hal ini bisa menjadikan nilai jual tersendiri bagi mereka. Apalagi mereka berhasil mencapai puncak klasemen Premier League. Sehingga, hal ini membuatnya memiliki nilai lebih di mata sponsor.

Kemitraan dengan Adidas Diperpanjang hingga 2027, Juventus Patut Tenang

Saat ini street wear telah menjadi salah satu bagian paling penting dalam dunia industri fashion. Ada banyak orang mulai berbelanja berbagai macam merk street wear ternama, seperti Stussy dan Supreme. Maka dari itulah, tak heran bila kemudian kini Adidas dikabarkan akan bekerjasama dengan salah satu merk street wear saat ini, yaitu Palace.

Perusahaan pakaia olahraga ini siap membuat jersey terbari untuk Juventus, sebagai salah satu klub besar dalam Serie A. Hal ini dikarenakan saat ini Adidas telah menjadi sponsor jersey untuk Juventus. Sehingga, tak heran bila untuk menjadikan Palace sebagai sponsor keduanya sudah bukan lagi hal yang mustahil.

Berdasarkan kabar dari High Snobiety telah menyebutkan bahwa Juventus kabarnya akan memakai jersey Palace x Adidas di musim pertandingan 2012 hingga 2020 mendatang. Tak hanya itu saja, mereka juga kabarnya akan meluncurkan beberapa pakaian lainnya selain pakaian jersey. Hal ini tak lain karena Palace merupakan salah satu perusahaan street wear yang identik dengan sepak bola.

Bahkan, dikabarkan bahwa baru-baru ini mereka telah meluncurkan serangkaian produk pakaiannya dengan model yang semakin menarik. Modelnya ini didapatkan dari jersey milik Inter Milan dan Juventus di tahun 80-an yang lalu. Namun meskipun begitu, ternyata masih belum ada pernyataan secara resmi, baik itu untuk Juventus, Adidas, dan Palace.

Awal Kemitraan dengan Adidas

Juventus pada akhirnya telah menyampaikan kemitraannya telah diperpanjang oleh Adidas, sebagai pabrikan alat olahraga dari Jerman sampai dengan 2027. Itu artinya, kerjasama mereka masih lama. Lebih menariknya lagi adalah, kabarnya kesepakatan itu menghasilkan uang yang cukup banyak dari Adidas untuk Juventus yaitu sebesar 408 juta euro atau setara dengan 6,8 T rupiah.

Perpanjangan perjanjian di antara Adidas dengan Juventus ini dilakukan karena kesepakata kerjasama keduanya akan segera berakhir di bulan Juni 2021 mendatang. Sehingga, untuk membuat keduanya tetap bekerja sama, dilakukan perpanjangan perjanjian sampai dengan 30 Juni 2027. Perjanjian ini nanti akan berkaitan dengan periode dimulainya pertandingan sepak bola di musim 2019/2020.

Jadi, total keseluruhannya ada 8 musim hingga 2026/2027. Sementara itu, di tahun 2015 yang lalu, Adidas dan Juventus telah mengumumkan bahwa proyek kerja sama mereka berlangsung hingga 6 tahun. Nominal kerjasamanya mencapai 139,5 juta euro. Itupun belum termasuk bonusnya juga. Kerja sama ini berakhir di tahun 2021 mendatang.

Namun, karena selama ini keduanya sama-sama merasa diuntungkan, akhirnya keduanya memperpanjang kontrak kerja sama mereka sampai dengan 2027. Dengan kerja sama inilah membuat Adidas nanti akan menjadi mitra teknis untuk tim senior Juventus beserta semua tim mudanya Juventus. Tentu saja ini bisa sangat menguntungkan bagi tim Serie A yang mulai beraksi di tahun 2019/ 2020.

Lebih tepatnya lagi adalah Juventus Football Clup S. p. A bersama dengan Adidas sudah mengubah perjanjian partner resmi sebelumnya yang akan berakhir tersebut. Keduanya sepakat memperpanjang kerja samanya sampai dengan 30 Juni 2027. Jadi, kerja sama keduanya terbilang cukup solid. Mengingat Adidas sudah lama menjadi mitra klub Juve.

Fasilitas yang Diberikan Adidas untuk Juventus

Ada banyak fasilitas yang diberikan Adidas kepada Juventus. Salah satunya adalah, Adidas nanti saiap menjadi pemasok peralatan olahraga kepada semua tim Juventus. Hal ini tidak hanya berlaku untuk tim senior saja. Sponsornya ini fasilitasnya juga meliputi untuk tim junior juga sampai dengan 8 musim pertandingan yang akan datang.

Selain itu, Adidas nanti juga akan mengontrol seluruh kegiatan Juventus. baik itu untuk lisensinya, penjualan merchandise yang nilai kontraknya mencapai 6 juta euro setiap tahun, dll. Jika jumlah penjualannya ini bisa melebihi dari target yang ditentukan, Juve akan mendapatkan tambahan royalti dari Adidas sebagai bonus untuk mereka.

Yang pasti, dengan kesepakatan keduanya ini terjalin sebelum akhirnya Juve telah mengakhiri kerjasamanya dengan Nike yang sudah bekerja sama dari tahun 2003 yang lalu. Selain itu, sebelum Juve bersama Adidas, ternyata mereka juga telah bekerja sama dengan Lotto dan Kappa. Lebih lanjut, Juventus pernah mengatakan tentang bonus 15 juta euro Adidas atas performanya yang menakjubkan.

Bonus senilai 15 juta euro ini sudah pernah dibayarkan dari tanggal 31 Desember 2018. Untuk jenis persyaratannya sendiri tidak berubah. Sama seperti kontrak sebelumya sampai dibuatnya sebuah kesepakatan yang baru di musim yang akan datang. Yang jelas, berdasarkan akun sosial media Juve sudah mengalami sebuah peningkatan yang baik hingga 4 juta.

Dari pengelolaan semua merchandise Juve inilah membuat banyak orang merasa diuntungkan. Bahkan, terakhir saat dilakukan pencatatan laporan keuanga menyatakan ada sebanyak 128 juta euro dari kepindaha Ronaldo menuju Turin. Sedangkan sisanya yang mencapai 40% disumbangkan dari penjualan jersey bernama punggung Ronaldo. Pendapatan Juventus lainnya didapat dari penjualan jersey Adidas.

Scroll to top